๐Ÿ”ฅ Bootcamp Cerivitas

๐Ÿ‘จโ€๐Ÿซ Teacherpreneur Bootcamp

Ubah yang kamu kuasai jadi kelas yang benar-benar berjalan.

๐Ÿ• 18 sesi ยท ยฑ4,5 bulan (1ร— seminggu) atau ยฑ2 bulan (2ร— seminggu)๐Ÿ’ป online๐ŸŽฏ pemula, tidak butuh pengalaman mengajar formal
๐Ÿง‘โ€๐ŸŽ“ Untuk siapa
guru, tutor, pengajar komunitas, orang tua, siapa pun yang sudah mengajar atau ingin mulai โ€” termasuk pelajar yang sudah biasa mengajar
๐Ÿ• Lama
18 sesi ยท ยฑ4,5 bulan (1ร— seminggu) atau ยฑ2 bulan (2ร— seminggu)
๐Ÿ’ป Mode
online, kelas langsung + latihan mengajar yang direkam
๐Ÿ“ถ Level
pemula, tidak butuh pengalaman mengajar formal
โญ Hasil akhir
1 kelas mini lengkap โ€” rancangan + bahan ajar + cara menilai โ€” plus rekaman cara kamu mengajar

๐Ÿ’ก1. Sebenarnya kelas ini tentang apa?

Kamu sudah menguasai sesuatu. Mungkin:

Masalahnya bukan "aku nggak bisa mengajar". Masalahnya: yang kamu kuasai belum tersusun jadi kelas yang bisa diikuti orang lain โ€” berjalan dengan urutan yang masuk akal, dengan cara tahu apakah peserta benar-benar paham.

Nah, kelas ini ada tepat di titik itu.

๐ŸŽ“
Kak Dita
mahasiswi, mengajar les matematika SD, Depok
๐Ÿ“ฆ Sudah punyaPenguasaan materi + 6 murid les
๐ŸŽฏ ButuhCara tahu murid paham atau cuma mengangguk sopan
๐Ÿ‘ฉโ€๐Ÿซ
Bu Ratna
guru IPA kelas 8 SMP negeri, Bandung
๐Ÿ“ฆ Sudah punyaPengalaman mengajar soal siklus air & perubahan iklim
๐ŸŽฏ ButuhSusunan pelatihan 60 menit untuk guru lain di MGMP
๐Ÿง‘โ€๐ŸŽ“
Fahmi
SMA kelas 10, sudah mengajar bahasa Inggris & kerajinan sejak SD; pernah ikut workshop pelatihan pengajar
๐Ÿ“ฆ Sudah punyaMurid sendiri + pengalaman mengajar bertahun-tahun
๐ŸŽฏ ButuhTeori di balik yang sudah dia kerjakan โ€” sudah tahu caranya, ingin paham kenapa-nya supaya bisa memperbaiki
๐Ÿ•Œ
Bu Yuni
pengajar mengaji di masjid lingkungan, 15 anak usia 6โ€“10
๐Ÿ“ฆ Sudah punyaHampir 3 tahun mengajar, cara yang sudah terbukti
๐ŸŽฏ ButuhKelasnya lebih tertata + cara menilai kemajuan anak
Intinya: isinya kamu yang punya. Kelas ini yang menunjukkan cara menyusunnya โ€” dari kebutuhan murid, jadi kelas yang benar-benar bisa dijalankan.

Yang kelas ini kerjakan: mengubah penguasaanmu jadi (1) rancangan kelas, (2) bahan ajarnya, (3) cara menilai, dan (4) cara mengajar yang diperbaiki lewat latihan.

Yang BUKAN kelas ini: bukan kelas bikin video/poster (itu Content Creator), bukan kelas bikin kuis atau media interaktif (itu Game Design), bukan kelas jualan kelasnya (harga, kampanye, iklan โ€” itu di D1), dan bukan sertifikasi profesi guru.

Catatan kecil: kamu nggak perlu sudah punya murid, dan nggak perlu sudah punya materi. Satu hal yang kamu kuasai sudah cukup.

๐Ÿค”2. Kenapa perlu ikut? Kan semua orang bisa mengajar

Betul, semua orang bisa bicara di depan orang. Yang membedakan bukan "bisa menjelaskan", tapi orang lain jadi paham dan bisa.

Tiga hal yang paling sering bikin kelas gagal:

  1. Disusun dari materi, bukan dari murid โ€” pengajarnya sudah menyiapkan 20 slide tentang sesuatu, padahal yang dibutuhkan peserta adalah langkah pertama. Hasilnya: peserta mengangguk, lalu lupa.
  2. Tidak ada cara tahu peserta paham โ€” kelas berjalan satu arah. Baru ketahuan di akhir (atau tidak pernah ketahuan).
  3. Cara mengajarnya tidak pernah dievaluasi โ€” semua orang punya kebiasaan bicara sendiri (terlalu cepat, terlalu banyak ngisi jeda, lupa bertanya). Kebiasaan itu cuma kelihatan kalau melihat diri sendiri mengajar.

Kita berjumpa dengan banyak orang yang sudah mengajar bertahun-tahun dan punya pertanyaan yang sama seperti Fahmi: "cara saya sudah benar belum?" โ€” dan itu pertanyaan yang bagus, bukan tanda kelemahan.

Sudah pernah ikut pelatihan atau workshop mengajar sebelumnya? Justru bagus. Yang biasanya hilang dari pelatihan singkat adalah alasan di balik caranya (kenapa begini, bukan begitu) dan umpan balik atas cara mengajarmu sendiri. Keduanya ada di sini: bagian teorinya di modul 1โ€“2, bagian umpan baliknya di modul 3.

Memangnya nggak cukup belajar dari pengalaman mengajar saja?

Bisa โ€” dan memang itulah cara paling banyak orang belajar. Bedanya di sini:

Belajar sambil jalanBootcamp ini
Kebutuhan muridDitebak dari perasaanDitanyakan & dicatat lebih dulu
Urutan kelasKalau teringat, urutannya berubah-ubahDisusun dari hasil akhir, jadi lebih pasti
Bahan ajarDibikin sambil kelas berjalanDibikin versi cepat dulu, dipakai mengajar, lalu diperbaiki
Cara mengajarSusah dinilai diri sendiriDirekam, ditonton ulang, dinilai dengan rubrik yang sama
Umpan balikTidak ada yang membetulkanDiberi tahu bagian mana yang perlu diperbaiki
HasilKelasmu ya kelasmuKelas mini lengkap + rekaman cara mengajarmu
Yang tidak diajarkan di sini: jualan kelasnya. Bagian harga, kanal, kampanye, dan uji coba berbayar ada di D1 (KPD-202, KPD-203). Di sini kamu bekerja sampai kelasmu layak dijalankan โ€” bukan sampai terjual.

๐Ÿงฉ3. Kenapa cuma soal mengajar & menyusun kelas? Kenapa nggak diajarin semua?

Karena dalam kegiatan belajar yang sungguhan, pekerjaannya memang dibagi. Masing-masing punya keahlian dan alat yang berbeda.

Coba perhatikan satu hal: semua peran di bawah bekerja pada bahan yang sama โ€” satu topik pelajaran, satu materi ajar. Yang berbeda hanya bentuk akhir yang diserahkan ke peserta didik.

PeranMengubah materi belajar jadi apaKelasnya di Cerivitas
Perancang pembelajaranUrutan & cara belajar yang masuk akal โ€” tujuan, alur materi, cara menilai pemahaman๐Ÿ”ฅ Teacherpreneur โ† kamu di sini
Produser kontenVideo, poster, infografis, audio โ€” yang dilihat & didengar peserta๐Ÿ”ฅ Content Creator
Pengelola platformKelas online yang bisa diakses siapa pun, kapan pun๐Ÿ”ฅ E-Learning Manager
Pembuat media interaktifKuis, game, media yang bisa diklik peserta๐Ÿ”ฅ Game Design
PenerbitBuku, e-book, dan audiobook โ€” materi kelas yang bisa dipakai lintas sekolah & angkatan๐Ÿ”ฅ Book Publisher
Fasilitator kelasKelas yang benar-benar berjalan & peserta terpendampingi(jalur D1 + magang)

Kenapa dipisah? Karena satu orang yang belajar semuanya sekaligus cuma belajar sambil lalu โ€” hasilnya semua jadi sedikit-sedikit dan nggak ada yang benar-benar bisa. Di kelas ini kamu fokus pada satu keahlian sampai bisa dipakai, bukan sekadar tahu.

Kenapa mulai dari perancang? Karena perancang ada di hulu. Kalau kamu sudah punya rancangan kelas, bootcamp lain jadi lebih mudah: Content Creator mengubah rancanganmu jadi video, Game Design jadi kuis, E-Learning Manager menaruhnya di kelas online, Book Publisher jadi buku. Tanpa rancangan, yang lain cuma menghasilkan wadah tanpa isi.

Fakta lapangan: di usaha kecil atau komunitas, satu orang memang sering pegang semua peran. Kalau itu situasimu, menguasai bagian ini dulu tetap langkah paling masuk akal โ€” karena yang lain bekerja dari rancanganmu.

๐Ÿงญ4. Kamu di posisi mana, dan kerja bareng siapa

๐Ÿ”
Kebutuhan murid
apa yang sebenarnya mereka butuhkan
โ†’
๐Ÿงญ
RANCANGAN & MENGAJAR
tujuan, alur, bahan ajar, cara menilai
kamu di sini
โ†’
๐ŸŽฌ
Konten
Content Creator
โ†’
๐Ÿ–ฅ๏ธ
Kelas online
E-Learning Manager
โ†’
๐Ÿง‘โ€๐ŸŽ“
Peserta
murid, peserta pelatihan
โฌ†๏ธ Media interaktif (Game Design) & buku/audiobook (Book Publisher) menyuplai bahan pendukung.

Yang kamu terima: penguasaan atas satu topik + kebutuhan nyata murid/pesertamu.

Yang kamu serahkan:

Skill kerja bareng yang dilatih di sini (inilah yang bikin kamu bisa dipercaya mengerjakan kelas orang lain):


๐Ÿ”5. "Kelas" di sini maksudnya apa? Kelas sekolah, bimbel, atau kelas online?

Semua bisa. Yang kamu pelajari bukan "cara mengajar di sekolah" atau "cara bikin kelas online", tapi cara menyusun pengalaman belajar โ€” dan itu berlaku di semua bentuk.

Bentuk kelasContoh nyataYang khas di situ
Kelas tatap mukaLes privat matematika; mengaji di masjid; kelas kerajinanInteraksi langsung, waktu terbatas
Kelas online langsungKelas merajut 4 pertemuan via Zoom; pelatihan guru 60 menitPeserta bisa "hadir tapi tidak ada"
Kelas rekaman / mandiriKelas yang bisa dibuka kapan saja, dikerjakan sendiriTidak ada yang bisa ditanya langsung โ€” materinya harus mandiri
Pelatihan untuk orang dewasaPelatihan guru di MGMP; pelatihan staf perusahaanPeserta sudah punya pengalaman โ€” jangan mengulang yang sudah tahu
Pendampingan 1-on-1Mentor belajar; pendampingan orang tua yang mendampingi anakRencana harus menyesuaikan satu orang

Yang penting dipahami: cara menyusunnya sama di semua bentuk โ€” mulai dari kebutuhan, tentukan hasil akhir, susun alurnya, siapkan bahannya, lalu uji dengan mengajar.

Strategi jualan kelas (harga, kanal, kampanye, kelas percobaan berbayar) belum masuk di sini. Itu materi D1 (KPD-202 Bisnis & Monetisasi Produk Ajar dan KPD-203 Peluncuran).


๐Ÿง‘โ€๐ŸŽ“6. Bootcamp ini buat siapa?

Untuk kamu yang pernah kepikiran hal-hal ini:

๐Ÿ’ฌ
โ€œAku sudah ngajar bertahun-tahun, tapi nggak tahu caraku sudah benar atau cuma kebetulan jalan.โ€
๐Ÿ’ฌ
โ€œMuridku mengangguk terus, tapi hasil ulangannya nggak berubah.โ€
๐Ÿ’ฌ
โ€œAku diminta ngisi pelatihan, dan aku nggak tahu harus mulai dari mana.โ€
๐Ÿ’ฌ
โ€œAku punya ilmu yang kayaknya berguna, tapi bingung cara mengajarkannya.โ€
๐Ÿ’ฌ
โ€œAku mau punya kelas sendiri โ€” belum mikir jualannya, yang penting kelasnya dulu benar.โ€

Tidak ada syarat ijazah. Yang perlu cuma HP atau laptop, internet, dan satu hal yang kamu kuasai (pelajaran sekolah, cara memakai alat, keterampilan, apa saja).

Jalurmu ditentukan pengalaman, bukan umur:

JalurUntuk siapaYang kamu kerjakan
EksplorasiBelum pernah mengajar; masih mencari topik yang mau diajarkanLatihan mengajar ke teman/keluarga; fokus berani tampil & bicara jelas
StandarSudah pernah mengajar atau mendampingiSeluruh alur: kebutuhan โ†’ rancangan โ†’ bahan ajar โ†’ uji ajar
ProfesionalSudah mengajar & bertanya "apakah caraku sudah benar, teorinya apa?"Seluruh alur + pembahasan kasus kelasmu sendiri & rencana perbaikan

Umur hanya batas minimum, bukan penentu jalur. Contoh nyata: peserta yang masih SMA, tapi sudah mengajar bahasa Inggris & kerajinan sejak SD justru masuk jalur standar atau profesional โ€” karena yang dibutuhkannya teori & pembenahan, bukan versi ringan.

Belum punya murid? Nggak masalah. Bahan ajarnya kamu bikin di kelas ini, dan latihan mengajarnya bisa ke teman, keluarga, atau komunitas โ€” dengan izin mereka.


โœ…7. Setelah selesai, kamu bisa apa?

๐ŸŽจ
Tahu muridmu butuh apa sebelum menyusun materi โ€” dari bertanya, bukan dari menebak.
๐Ÿง 
Menulis tujuan yang bisa diperiksa โ€” "peserta bisa โ€ฆ", bukan "peserta memahami โ€ฆ".
๐Ÿ“ท
Menyusun alur kelas dari hasil akhir; memecah 1 jam jadi bagian-bagian yang masuk akal.
โœ๏ธ
Bikin rencana per-slide (storyboard) lalu mengubahnya jadi bahan ajar versi cepat yang siap dipakai mengajar.
๐Ÿ“
Mengajar dengan interaksi โ€” membuka sesi, menjelaskan bertahap, bertanya lalu memberi waktu berpikir.
๐ŸŽฌ
Membaca tanda peserta tidak paham dan menyesuaikan di tempat.
๐Ÿค
Memberi umpan balik yang menumbuhkan, bukan mematahkan.
๐Ÿ›ก๏ธ
Menilai cara mengajarmu sendiri dari rekaman, dan menentukan 2 perbaikan prioritas.
๐ŸŽฏ
Menjalankan kelas pertamamu ke audiens nyata โ€” beta test sebelum kelasnya ditawarkan ke siapa pun.

๐ŸŽ8. Yang kamu bawa pulang

๐ŸŽจDokumen kebutuhan murid
Sesi 2โ€“6
Tahu harus mulai dari mana โ€” bukan menebak
โ„น๏ธTujuan + peta materi
Sesi 7โ€“8
Batas yang jelas: kelas ini mau mencapai apa
๐Ÿ“„Alur + storyboard
Sesi 9โ€“10
Peta per sesi & per slide sebelum bikin apa pun
๐Ÿ–ผ๏ธDraf bahan ajar versi cepat
Sesi 11
Sudah bisa dipakai mengajar โ€” memang belum rapi, dan itu disengaja
๐Ÿ“ธ4 rekaman latihan mengajar
Sesi 12โ€“16
Bukti kemajuan caramu mengajar, dari latihan 1 ke latihan 4
๐ŸŽฅRekaman kelas mini ke audiens nyata
Sesi 16โ€“17
Beta test pertama โ€” ini yang bikin kelasmu layak
๐Ÿ“ฆRekaman sesi mengajar final 15 menit
Sesi 18
Portofolio mengajar yang bisa ditunjukkan
โญRencana perbaikan 2 prioritas
Sesi 17
Kamu tahu apa yang harus dilatih setelah kelas ini

๐Ÿ—“๏ธ9. Alur 18 sesi

Setiap sesi 150 menit: kelas langsung + latihan. Tiap modul ditutup dengan sesi workshop โ€” hari khusus buat mengerjakan karyamu, bukan cuma mendengarkan.

Pembukaan

SesiJudulKamu belajarKamu bikin
1Kenalan & tentukan topikAlur 18 sesi, cara kerja kelas, memilih satu hal yang akan kamu ajarkanCatatan topik & target pribadi

Modul 1 โ€” Kenali yang belajar (sesi 2โ€“6)

Siapa muridmu, dan apa yang sebenarnya mereka butuhkan.

SesiJudulKamu belajarKamu bikin
2Mulai dari murid, bukan dari materiKenapa kelas sering gagal; cara bertanya kebutuhanAnalisis 1 kelas yang pernah kamu ikuti atau ajar
3Cara orang belajarTiga cara orang menyerap hal baru & kapan dipakaiContoh pengajaran untuk 1 konsep
4Kenapa orang berhenti belajarMotivasi & rasa "aku mampu"; cara menjaga keduanyaPeta motivasi kelasmu
5Anak, remaja, dewasaBeda cara berpikir & cara menjelaskan di tiap umurDua versi penjelasan untuk dua umur
6Workshop: analisis kebutuhan muridBertanya langsung ke 3 calon murid/pesertaDokumen kebutuhan murid

Modul 2 โ€” Susun kelasmu (sesi 7โ€“11)

Mengubah kebutuhan jadi rancangan & bahan ajar.

SesiJudulKamu belajarKamu bikin
7Mulai dari hasil akhirBackward design: tentukan dulu murid bisa apa, baru materinyaTujuan kelas versi pertama
8Tujuan yang bisa diukurKata kerja terukur, menulis "peserta bisa โ€ฆ"Tujuan + peta materi
9Urutan belajar yang masuk akalPeta alur; memecah 1 jam jadi bagian-bagian; jangan kebanyakan dalam satu waktuAlur sesi
10Rencana per-slideStoryboard: apa yang terlihat, apa yang kamu lakukan, berapa lamaStoryboard
11Workshop: bikin bahan ajar versi cepatBikin draf slide/lembar seadanya yang cukup untuk mengajarDraf bahan ajar versi cepat + kerangka kelas
Kenapa bahannya dibikin "seadanya" dulu? Supaya kamu nggak menghabiskan waktu mendesain 20 slide untuk rancangan yang belum pernah dicoba. Bahannya dirapikan di sesi 17 โ€” setelah kelasmu diuji dan kamu tahu bagian mana yang perlu diperbaiki.

Modul 3 โ€” Uji ajar & perbaiki (sesi 12โ€“16)

Latihan mengajar, direkam, lalu diperbaiki. Ini bagian yang paling cepat terasa hasilnya.

SesiJudulKamu belajarKamu bikin
12Kelas yang hidup & amanMembuka sesi, kesepakatan kelas, izin merekam, aturan aman untuk anakNaskah pembuka + teks izin
13Latihan mengajar 1 โ€” membuka sesi (5 menit, direkam)Berani tampil & menyesuaikan saat rencana melesetRekaman + catatan sendiri
14Menjelaskan & bertanyaMenjelaskan bertahap, memberi contoh, bertanya lalu menunggu jawabanLatihan mengajar 2
15Umpan balik yang menumbuhkanMasukan spesifik pada proses, bukan pribadi โ€” tanpa mematahkan semangatLatihan mengajar 3
16Latihan mengajar 4 + kalau tidak semua lancarSesi lengkap (20 menit) memakai bahan ajarmu sendiri; mengatasi koneksi/audio bermasalah & peserta dengan keterbatasanRekaman sesi + daftar temuan

Tugas mandiri antara sesi 16 dan 17: jalankan kelas mini 20โ€“30 menit ke audiens nyata โ€” teman, keluarga, atau komunitas, dengan izin mereka. Ini beta test pertamamu: mengajar orang di luar kelas, bukan sesama peserta. Rekamannya ditayangkan di sesi 18.

Penutup

SesiJudulKamu belajarKamu bikin
17Workshop: rakit paket kelasPerbaiki bahan ajar dari temuan; susun paket kelasPaket kelas mini (rancangan + bahan + cara menilai + rekaman)
18ShowcasePresentasi paket kelas, tayangkan rekaman, terima umpan balik, dapat sertifikat, info lanjut D1Sertifikat + portofolio mengajar

๐Ÿ› ๏ธ10. Alat yang dipakai

AlatUntuk apa
Google Meet / ZoomKelas langsung + merekam latihan mengajar
Google Slides / CanvaMenyusun bahan ajar
Kamera HP / laptopMerekam latihan mengajar
Google Docs / DriveMenyimpan rancangan, berkas, dan rekaman
Google Form / QuizizzCara menilai pemahaman peserta dengan cepat

Tidak perlu beli perangkat apa pun. HP cukup untuk belajar dan merekam; laptop lebih nyaman untuk menyusun bahan ajar, tapi bukan syarat.


โฐ11. Jadwal & lama belajar

PilihanJadwalSelesai dalam
Reguler1ร— seminggu, 150 menitยฑ4,5 bulan
Intensif2ร— seminggu, 150 menitยฑ2 bulan

Total: ยฑ45 jam kelas langsung + ยฑ35 jam latihan mandiri (dibimbing lewat grup kelas).

Kalau kamu lewat 1โ€“2 sesi, rekamannya tersedia dan ada sesi tanya-jawab tambahan.


๐Ÿ“12. Cara ikut

  1. Isi formulir pendaftaran (halaman pendaftaran belum dibuat โ€” menyusul)
  2. Ikuti sesi pembukaan dan tentukan topik yang mau kamu ajarkan
  3. Mulai belajar

Syarat: bisa membaca & menulis, punya HP/laptop + internet, dan satu hal yang kamu kuasai. Tidak ada syarat ijazah atau tes masuk.


๐Ÿš€13. Setelah bootcamp, apa lagi?

PilihanKeterangan
Cukup sampai di siniBawa paket kelas + rekaman mengajar. Bisa langsung dijalankan untuk murid/komunitasmu sendiri
Lanjut ke D1 Kewirausahaan Pendidikan Digital3 modul yang sudah kamu selesaikan diakui 9 SKS โ€” tinggal menempuh sisa Semester 1 + Semester 2, dapat gelar Ahli Pratama (A.P.)
Ambil bootcamp lainSetelah punya rancangan, bootcamp lain jadi lebih gampang: Content Creator (ubah jadi video/poster), Game Design (kuis & media interaktif), E-Learning Manager (kelas online), Book Publisher (buku & audiobook)
Bootcamp ini pintu masuk yang paling awal disarankan kalau kamu belum tahu mau mulai dari mana โ€” karena hasilnya (rancangan kelas) jadi bahan untuk bootcamp lain.
Bootcamp = jalur masuk, bukan syarat. Kamu juga boleh langsung masuk D1 tanpa bootcamp.

๐Ÿค14. Biar kamu makin yakin โ€” dan apa yang TIDAK kami janjikan

Kami lebih suka jelas di depan daripada mengecewakan di tengah.

Yang kami janjikan:

Kelas hidup, bukan sekadar rekamanSetiap sesi ada fasilitator yang bisa ditanya
Latihanmu direkam & ditelaahBukan cuma dinilai, tapi diberi tahu bagian mana yang perlu diperbaiki
Kamu tamat dengan kelas jadiMinimum 1 paket kelas mini utuh + rekaman cara mengajar โ€” bukan sekadar sertifikat
Kelas kecilJumlah peserta dibatasi supaya setiap orang dapat kesempatan latihan mengajar (angka pastinya menyusul)
Rekaman & sesi susulanKalau ketinggalan, kamu nggak tertinggal
Jalur lanjut yang jelas9 SKS diakui kalau lanjut D1, plus jalur magang di sana

Yang TIDAK kami janjikan:

Kenapa di Cerivitas?


โ“15. Pertanyaan yang sering ditanya

Aku belum pernah mengajar sama sekali. Bisa ikut?
Bisa โ€” jalur eksplorasi. Kamu cukup punya satu hal yang kamu kuasai, dan latihan mengajarnya dimulai dari hal kecil (membuka sesi 5 menit) ke teman atau keluarga.
Aku belum punya murid. Harus punya kelas dulu?
Tidak. Bahan ajarnya kamu bikin di kelas ini, dan latihan mengajar bisa ke teman, keluarga, atau komunitas โ€” dengan izin mereka.
Anak saya masih SMP, tapi sudah biasa mengajar. Cocok nggak?
Justru cocok. Jalurnya ditentukan pengalaman, bukan umur โ€” kalau dia sudah mengajar dan yang dicarinya jawaban atas "caraku sudah benar belum?", dia masuk jalur standar atau profesional, bukan versi ringan.
Aku guru. Ini sertifikasi guru atau pelatihan resmi?
Bukan. Ini pelatihan keterampilan: sertifikatnya sertifikat pelatihan dari Cerivitas Academy. Kalau kamu lanjut ke D1, ada surat keterangan tambahan.
Perlu laptop?
Belajar dan merekam bisa dari HP. Laptop lebih nyaman untuk menyusun bahan ajar, tapi bukan syarat.
Materinya soal agama. Ada aturannya?
Ada, dan ini penting: isi yang menyentuh agama atau budaya wajib dicek ke sumber rujukan โ€” bukan dari ingatan pengajar. Ini dibahas sejak modul pertama.
Ini untuk yang mau jualan kelas?
Sebagian. Di sini kamu bekerja sampai kelasmu layak dijalankan โ€” termasuk uji coba ke audiens nyata. Bagian harga, kampanye, dan peluncuran berbayar ada di jenjang D1.
Kalau saya ketinggalan sesi?
Ada rekaman + sesi tanya-jawab tambahan. Aman.

Latihan mengajar harus direkam? Aku nggak nyaman. Rekaman itu satu-satunya cara melihat kebiasaan mengajar sendiri โ€” dan hampir semua peserta merasakan perubahan besar antara Latihan 1 dan Latihan 4 karena ini. Rekaman hanya dilihat kamu dan fasilitator. Kalau melibatkan orang lain, harus ada izin mereka.


๐Ÿ“ Pendaftaran segera dibuka

Biaya, jadwal angkatan, dan fasilitator masih disiapkan.

Halaman ini disusun dari kurikulum resmi Cerivitas Digital Academy. Nomor & urutan sesi mengikuti RPS jurusan D1.