Bayangin ini… Kamu baca puisi "Membaca Tanda-Tanda" karya Taufiq Ismail: "Hutan kehilangan ranting / Ranting kehilangan daun / Daun kehilangan dahan / Dahan kehilangan hutan." Ada yang berulang terus: 'kehilangan'! Itu repetisi. Terus ada juga: "Waktu seperti burung tanpa hinggapan" (W.S. Rendra) — itu simile, pakai kata 'seperti'. Dan metafora: 'buah hati' buat anak kesayangan, 'tulang punggung' buat penopang keluarga. Di sesi ini kita belajar tiga majas penting + cara nemuin pesan puisi. Yuk, jadi detektif puisi! 💎