Bayangin iniβ¦ Kamu lagi nongkrong di kedai kopi. Jam sebelas siang, teman masa kecilmu datang terlambat β dengan kantong belanjaan sepatu baru. "Maaf terlambat, aku ada urusan penting." Kamu diam, menatap kopimu yang udah dingin dua jam. Dari kejadian yang sama, dua penyair bikin dua puisi beda: satu polos dan gampang dipahami (diafan), satu penuh kiasan (prismatis). "Aku dan kopiku adalah karib / Kami bersabar layaknya waktu." Di sesi ini kita belajar: larik, bait, rima, irama, dan repetisi β bahan dasar bikin puisi! π΅